Cookies help us deliver our services. By using our services, you agree to our use of cookies. Learn more

17 Maret 2022
Indonesia

BASF Menggandakan kapasitas produksi Softex® di pabrik produksi di Cimanggis, Indonesia

  • Investasi yang dilakukan memperkuat komitmen BASF untuk industri perawatan kesehatan
  • Softex® adalah dispersi yang digunakan dalam produksi sarung tangan medis

 

Hong Kong, Cina – 16 Maret 2022 – Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung meningkatnya permintaan sarung tangan medis secara global akibat pandemi COVID-19, BASF berencana untuk menggandakan kapasitas produksi Softex® di pabrik produksi di Cimanggis, Indonesia. Ekspansi ini menegaskan kembali komitmen berkelanjutan BASF untuk Asia Pasifik dan khususnya kepada pelanggan di industri sarung tangan medis yang memainkan peran yang sangat penting selama pandemi COVID-19.

 

Dispersi Softex adalah bahan penting yang digunakan dalam produksi sarung tangan pemeriksaan medis, dan telah membantu produsen sarung tangan menghasilkan sarung tangan berkualitas tinggi di seluruh wilayah Asia Pasifik.

 

“Sejak didirikan pada tahun 1979, lokasi Cimanggis merupakan fasilitas produksi yang penting bagi wilayah Asia Pasifik. BASF juga telah meningkatkan fasilitasnya untuk memungkinkan pasokan bahan berkualitas tinggi yang digunakan dalam produksi sarung tangan medis. Pandemi COVID-19 telah mendorong tingginya permintaan sarung tangan medis secara global, dari 340 miliar lembar pada 2019 menjadi 500 miliar lembar pada 2021¹. Dan BASF tetap berkomitmen untuk mendukung kebutuhan pelanggan dan masyarakat, terutama selama periode ini,” kata Dr. Laszlo Szarvas, Vice President, Business Management Home Care, I&I and Industrial Formulators, Care Chemicals, BASF Asia Pasifik.

 

“ASEAN adalah pusat manufaktur sarung tangan medis dengan pasar global. Melalui kerja sama erat dengan para pelanggan, BASF telah memperluas jalur teknis baru di pasar manufaktur sarung tangan medis yang berkembang pesat, yang berlokasi di ASEAN dan China. Keputusan BASF untuk memperluas kapasitas produksi Softex menunjukkan bahwa kami berkomitmen untuk memastikan keandalan pasokan.” kata Dr. Laszlo Szarvas.

 

Referensi:

1. Sumber: theedgemarkets.com; 15 Maret 2021

https://www.theedgemarkets.com/article/margma-says-glove-demand-expected-continue-being-robust-until-2q2022

 

Tentang divisi Care Chemicals di BASF

Divisi BASF Care Chemicals menawarkan berbagai bahan untuk perawatan pribadi, perawatan rumah, pembersihan industri & institusi, dan aplikasi teknis. Kami adalah pemasok global terkemuka untuk industri kosmetik serta industri deterjen dan pembersih, dan mendukung pelanggan kami dengan produk, solusi, dan konsep yang inovatif dan berkelanjutan. Portofolio produk berkinerja tinggi divisi ini meliputi surfaktan, pengemulsi, polimer, emolien, agen pengkelat, bahan aktif kosmetik, dan filter UV. Kami memiliki lokasi produksi dan pengembangan di semua wilayah dan memperluas kehadiran kami di pasar negara berkembang. Informasi lebih lanjut tersedia secara online di www.care-chemicals.basf.com.

 

Tentang BASF

Di BASF, kami menciptakan kimia untuk masa depan yang berkelanjutan. Kami memadukan keberhasilan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Lebih dari 111.000 karyawan di BASF Group bekerja untuk memberikan kontribusi bagi keberhasilan para pelanggan di seluruh sektor dan hampir di setiap negara di dunia. Portofolio kami terbagi ke dalam enam segmen: Chemicals (Kimia Dasar), Materials (Bahan Dasar), Industrial Solutions (Solusi Industrial), Surface Technologies (Teknologi Permukaan), Nutrition & Care (Nutrisi & Perawatan) dan Agricultural Solutions (Solusi Pertanian). BASF mencatat penjualan sekitar 78,6 miliar Euro di tahun 2021. Saham BASF diperdagangkan di bursa saham di Frankfurt (BAS), dan sebagai American Depositary Receipts (BASFY) di Amerika Serikat. Informasi lebih lanjut mengenai BASF tersedia di www.basf.com.

Mala Ekayanti
Mala Ekayanti
Kepala Divisi Corporate Affairs
Jakarta
softex_.jpg

BASF doubles its production capacity for Softex® at its Cimanggis site, Indonesia.